SemestaJambi. Kerinci – Polemik kasus dugaan penolakan pasien BPJS aktif di RSUD mayjen h.thalib sungai penuh memasuki babak baru dan juga semakin memanas.keluarga dari kakek abu khalifah,75 tahun warga desa cupak kecamatan danau kerinci membantah isu damai dengan rsud mayjen h.Thalib dan pihak bpjs kesehatan.
Yang dimana keluarga kakak abu khalifah sebelumnya telah melayangkan gugatan ke pengadilan negeri Jakarta pusat, terkait masalah yang dirinya hadapi.
“Kami buatan isu yang beredar bahwa kami telah meminta maaf dan berdamai, itu tidak benar”.ujar anak korban.
Polimik ini semakin memanaskan di tengah masyarakat,setelah pihak keluarga kekek abu membantah telah menempuh jalur damai dan akan mencabut laporan terhadap pihak rmah sakit dan bpjs.
Yang di mana sebelumnya pihak keluarga telah melayang gugatan di pengadilan negeri Jakarta .namun anak korban membantah telah berdamai dan akan Mencabut laporan .
‘tidak ada kata damai Sampai saat ini, ucapan mintak maafpun belum terucap secara lansung dari pihak keluarga dengan pihak rumah sakit dan bpjs,apa lagi mencabut laporan.tapi apa bila pihak rumah sakit dan bpjs ingin meminta maaf kami lapang dada menerimanya”ucap siti jawahir anak korban
Pihak keluarga juga mengaku kecewa dengan pemberitaan sepihak dari Ruma sakit yang beredar.
Kami dari pihak keluarga akan terus mengawal kasus ini hingga ada pernyataan resmi dari pihak berwenang.
Sementara itu,pihak rumah sakit dan bpjs belum memberikan pernyataan resmi terkait permasalahan ini.