Shin Tae-yong Sentil Kluivert, Timnas Indonesia Diminta Belajar dari Kekalahan di Arab Saudi

Img 20251009 215224
Img 20251009 215224

Jakarta, SemestaJambi.co.id —
Usai Timnas Indonesia kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi, kritik dan saran langsung berdatangan. Salah satu yang paling menohok datang dari mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang menilai Patrick Kluivert harus lebih matang dalam membaca kekuatan lawan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Dalam laga yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, Timnas Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat gol Kevin Diks. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Arab Saudi membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Garuda saat menghadapi tim-tim Timur Tengah.

Bacaan Lainnya

Sebelum pertandingan tersebut, Shin Tae-yong ternyata sudah memberikan pesan penting kepada Patrick Kluivert. Dalam wawancaranya pada Juni 2025 lalu, pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa analisis taktik dan kekuatan lawan menjadi kunci untuk menaklukkan tim sekelas Arab Saudi dan Irak.

“Kita harus benar-benar meneliti bagaimana cara melawan tim-tim kuat seperti Arab Saudi dan Irak agar bisa tampil efektif,”
ujar Shin Tae-yong, dikutip dari unggahan Instagram-nya bersama Jeong Seok Seo, mantan penerjemahnya.

Menurut STY, banyak pelatih gagal karena mengabaikan riset mendalam terhadap gaya bermain lawan. Ia menyebut, Patrick Kluivert dan tim pelatih harus menyiapkan strategi adaptif agar Timnas Indonesia tidak mudah dibaca oleh lawan.

“Jika Timnas Indonesia menganalisis setiap pertandingan dengan detail, mereka akan tahu bagaimana menekan lawan dan memanfaatkan keunggulan sendiri,”
tambah pelatih yang kini menangani Ulsan HD itu.

Selain taktik, Shin Tae-yong juga menyoroti aspek non-teknis seperti kondisi fisik dan adaptasi cuaca di Timur Tengah. Ia menilai, perbedaan iklim bisa memengaruhi stamina dan fokus pemain Timnas Indonesia.

“Kondisi fisik harus dipersiapkan secara maksimal karena suhu di sana sangat berbeda. Tanpa itu, strategi sehebat apapun tidak akan berjalan,”
tegasnya.

Pesan Shin Tae-yong kini dianggap relevan setelah Timnas Indonesia terlihat kewalahan menahan serangan cepat dan intensitas permainan Arab Saudi di babak kedua.

Usai kekalahan tersebut, Patrick Kluivert mendapat tekanan untuk segera memperbaiki strategi sebelum laga melawan Irak pada 12 Oktober 2025 di stadion yang sama.
Pertandingan itu menjadi penentu nasib Timnas Indonesia di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Kemenangan wajib diraih agar peluang lolos tetap terbuka. Sesuai regulasi FIFA, juara grup langsung lolos ke Piala Dunia 2026, sedangkan runner-up akan melaju ke putaran kelima atau playoff antarbenua.

“Kekalahan dari Arab Saudi seharusnya menjadi pelajaran berharga. Garuda masih punya peluang, asal bisa cepat berbenah,”
ujar analis sepak bola Asia, Heri Gunawan, kepada SemestaJambi.

 

Dengan evaluasi menyeluruh, termasuk mendengar masukan dari sosok berpengalaman seperti Shin Tae-yong, publik berharap Patrick Kluivert mampu membawa Timnas Indonesia kembali bangkit di laga berikutnya.(a²I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *