Qulok by Angel.Saltifa dan Batik Incoang.Gnce Sukses Tampilkan Karya Memukau di Acara Gelar Budaya

Incung Kerinci
Incung Kerinci

Sungai Penuh, semestajambi.co.id– Dua brand lokal kebanggaan daerah, qulok by Angel.Saltifa dan Batik Incoang.gnce, sukses mencuri perhatian penonton dalam ajang Gelar Budaya yang digelar oleh Sanggar seni saruin mudae x Hima manajemen STIE sak dengan megah dan penuh semangat pelestarian budaya daerah.

 

Bacaan Lainnya

Dalam acara yang dihadiri ratusan tamu undangan, pelajar, hingga komunitas seni tersebut, kedua brand menampilkan koleksi busana khas etnik modern yang memadukan unsur tradisional tulisan incung dengan sentuhan kekinian. Peragaan karya ini menjadi salah satu momen paling ditunggu dalam rangkaian acara Gelar Budaya tahun ini.

Pendiri qulok by Angel.Saltifa, Angel Saltifa, mengungkapkan rasa bangganya karena dapat mempersembahkan karya yang terinspirasi dari kekayaan budaya lokal.

“Kami ingin menunjukkan bahwa busana tradisional bisa tampil elegan dan modern tanpa kehilangan identitas daerah. Ini adalah bentuk cinta kami terhadap budaya dan karya anak negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Batik Incoang.gnce turut menghadirkan koleksi eksklusif dengan motif khas Kerinci dan Sungai Penuh yang dikembangkan dengan teknik batik tulisan incung. Motif-motif itu menggambarkan filosofi alam, kehidupan masyarakat, dan nilai kearifan lokal yang terus dijaga hingga kini.

 

Penampilan kedua brand ini mendapat sambutan meriah dari penonton. Banyak yang menilai bahwa kehadiran mereka bukan hanya mempercantik panggung, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa fashion bisa menjadi media pelestarian budaya yang efektif dan berkelas.

Kegiatan Gelar Budaya sendiri menjadi wadah penting bagi pelaku seni, desainer lokal, dan generasi muda untuk mengekspresikan karya, sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat luas.

Dengan suksesnya penampilan qulok by Angel.Saltifa dan Batik Incoang.gnce, diharapkan semakin banyak pelaku kreatif daerah yang terdorong untuk mengembangkan karya seni dan fashion berbasis budaya lokal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *