Diduga Berulah Lagi! Orang Tua Influencer Itek Mamek Jadi Korban Buruknya Pelayanan RSUD M.N.Djen H.A. Thalib

Itek Mamek
Itek Mamek

SUNGAI PENUH, semestajambi.co.id– Dugaan buruknya pelayanan di RSUD M. N.Djen H. A. Thalib kembali mencuat ke publik. Kali ini, sorotan datang dari influencer lokal Anisa Pratama yang dikenal dengan sapaan Itek Mamek.

Melalui siaran langsung di akun media sosial pribadinya, Anisa mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap pelayanan rumah sakit tersebut saat orang tuanya menjalani pengobatan di sana.

Bacaan Lainnya

Dalam live tersebut, Anisa menjelaskan bahwa awalnya kondisi Hb (Hemoglobin) orang tuanya mengalami penurunan. Setelah sempat dinyatakan stabil, pasien kemudian dipulangkan oleh pihak rumah sakit. Namun tak lama setelah itu, kondisi orang tuanya kembali drop.

Pihak keluarga kemudian berinisiatif untuk membawa pasien berobat ke Padang guna mendapatkan pemeriksaan lanjutan. Saat meminta rujukan, keluarga mengaku diarahkan ke dokter spesialis jantung.

Padahal, menurut pihak keluarga, selama ini keluhan utama pasien berkaitan dengan HB rendah dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung.tampa pikir panjang keluarga tetap melanjutkan pengobatan sesuai dengan arahan pihak rumah sakit .

Namun setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Padang dan dilakukan pemeriksaan medis lanjutan, Anisa menyebut bahwa tidak ditemukan adanya gejala penyakit jantung pada orang tuanya. Justru pasien disarankan untuk dirujuk ke bagian penyakit dalam untuk penanganan lebih lanjut.

“Saya hanya ingin orang tua saya ditangani dengan baik. Tapi kenyataannya harus bolak-balik dan menunggu tanpa kejelasan,” ungkapnya dalam siaran langsung tersebut.

Pernyataan itu langsung memantik reaksi publik. Sejumlah warganet bahkan turut membagikan pengalaman serupa terkait pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Kejadian ini kembali menimbulkan tanda tanya besar terhadap kualitas pelayanan di RSUD M. N.Djen H. A. Thalib, yang notabene menjadi salah satu fasilitas kesehatan rujukan masyarakat di Kota Sungai Penuh.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh Anisa Pratama melalui siaran langsung tersebut.

Sorotan publik yang kembali mencuat ini diharapkan dapat menjadi evaluasi serius demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *