Penemuan Mayat Lansia di Sungai Penuh, Polisi Pastikan Meninggal Karena Sakit

Jasat Lansia Di Temukan Sudah Membusuk
Jasat Lansia Di Temukan Sudah Membusuk

Sungai Penuh, semestaJambi.co.id kok – Kasus penemuan mayat lansia di Sungai Penuh menggegerkan warga Dusun Singaro, Desa Pondok Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, pada Minggu (29/03/2026) siang. Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dan dipastikan tidak berkaitan dengan tindak kriminal.

Korban diketahui bernama Fatmawati (78), yang selama ini tinggal seorang diri. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh anak kandungnya, Hardizal (52), yang datang untuk menjenguk ibunya.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan pihak kepolisian, awalnya saksi merasa curiga karena pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam. Selain itu, tercium aroma tidak sedap dari dalam rumah yang diikuti banyaknya lalat di sekitar lokasi. Karena khawatir terjadi sesuatu, saksi bersama warga sekitar akhirnya membuka pintu secara paksa menggunakan linggis.

Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di lantai, tepat di belakang pintu rumah, dan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian tersebut kemudian segera dilaporkan kepada aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Petugas dari Polres Kerinci bersama Unit Reskrim Polsek Sungai Penuh langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana.

Kasi Humas Polres Kerinci menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis juga menguatkan kesimpulan tersebut.

“Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan,” ujarnya.

Selain itu, pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit, seperti asam lambung, gangguan penglihatan, serta kondisi fisik yang sudah lemah karena faktor usia.

Dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan dan riwayat kesehatan korban, polisi memastikan bahwa penemuan mayat lansia di Sungai Penuh ini murni disebabkan oleh faktor kesehatan, bukan tindak kriminal.

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Keputusan ini diperkuat dengan surat pernyataan resmi dari ahli waris.

Selanjutnya, jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Polisi juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna membantu proses pemulasaraan.

Di sisi lain, Polres Kerinci mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan anggota keluarga lanjut usia, terutama yang tinggal sendiri, guna mencegah kejadian serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *