Polda Jambi Hentikan Angkutan Batu Bara Saat Musim Haji 2026

Truk Batu Bara Berhenti Di Jalur Lintas Jambi Selama Musim Haji 2026
Truk Batu Bara Berhenti Di Jalur Lintas Jambi Selama Musim Haji 2026

 

JAMBI, Semestajambi.co.id – Polda Jambi resmi menghentikan sementara operasional angkutan batu bara selama musim keberangkatan haji 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan mulai 10 hingga 21 Mei 2026 guna memastikan perjalanan calon jamaah haji menuju Asrama Haji Kota Jambi berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Bacaan Lainnya

Langkah tegas ini diambil di tengah meningkatnya aktivitas kendaraan menjelang keberangkatan ribuan jamaah haji asal berbagai daerah di Provinsi Jambi. Selain itu, kepolisian juga ingin mengurangi potensi kemacetan serta meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas di jalur utama yang dilalui rombongan jamaah.

Direktur Lalu Lintas Ditlantas Polda Jambi, Adi Benny Cahyono, menegaskan penghentian operasional angkutan batu bara merupakan bagian dari strategi pengamanan musim haji tahun ini.

“Harapan kami para pengusaha ataupun transportir masih ada waktu untuk menyesuaikan,” ujar Benny.

Menurutnya, kendaraan angkutan batu bara diminta tidak melintas di jalur yang akan digunakan oleh rombongan jamaah haji menuju Asrama Haji Kota Jambi. Dengan demikian, arus lalu lintas dapat tetap terkendali selama proses pemberangkatan berlangsung.

Selain penghentian kendaraan berat, pihak kepolisian juga menyiapkan sistem pengawalan estafet bagi seluruh rombongan jamaah. Pengawalan dilakukan mulai dari daerah asal jamaah hingga tiba di Asrama Haji Kota Jambi. Strategi tersebut dinilai penting untuk memastikan keamanan serta kenyamanan perjalanan para calon jamaah haji.

Di sisi lain, kebijakan penghentian sementara angkutan batu bara juga mendapat perhatian dari para pengusaha transportasi. Meski demikian, Polda Jambi berharap seluruh pihak dapat mendukung langkah tersebut demi kepentingan bersama, khususnya kelancaran ibadah haji tahun 2026.

Tidak hanya itu, personel kepolisian juga akan disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan dan persimpangan jalur lintas utama. Petugas akan melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif selama masa keberangkatan jamaah berlangsung.

Pemerintah dan aparat keamanan berharap kebijakan ini mampu menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif. Dengan jalur yang lebih lancar, perjalanan jamaah menuju embarkasi diharapkan berjalan tepat waktu tanpa hambatan berarti.

Musim haji setiap tahun memang menjadi perhatian khusus aparat kepolisian, terutama di daerah dengan aktivitas kendaraan berat yang tinggi seperti Provinsi Jambi. Karena itu, koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha transportasi terus diperkuat demi menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode keberangkatan jamaah haji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *