Satlantas Polres Kerinci Pasang Spanduk Unik Mudik Lebaran

dok. semestajambi.co.id 20250327 075010 0000
dok. semestajambi.co.id 20250327 075010 0000
Semestajambi, Kerinci  — Sejumlah baliho dan spanduk unik terpasang di sepanjang jalan Nasional yang menghubungkan Kota Sungaipenuh – Sumatera Barat via Tapan.
Spanduk unik berisi himbauan terhadap para pemudik yang melintas di jalur tersebut, sengaja dipasang oleh Satlantas Polres Kerinci untuk mengingatkan para pengendara tentang pentingnya keselamatan berkendara.
Spanduk dan baliho itu berisi tulisan-tulisan yang diharapkan dapat mengundang perhatian pengendara. Salah satunya baliho bertuliskan kalimat, “Lebih baik terlambat daripada tidak selamat, istirahatlah bila mengantuk” dan Lebih baik lambat sampai tujuan daripada cepat tapi masuk kuburan”
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Isnandat mengatakan ide tulisan-tulisan unik di baliho tersebut merupakan inisiatifnya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk imbauan kepada pemudik agar lebih mentaati peraturan lalu lintas.
“Jalur puncak yang merupakan jalan Nasional penghubung Kota sungaipenuh – Sumbar dan provinsi bengkulu via Tapan tersebut rawan longsor dan kecelakaan, Sehingga saya memiliki inisiatif dan ide untuk membuat spanduk spanduk unik agar menarik perhatian pengendara yang melintas ujarnya saat diwawancara semestajambi.co.id pada rabu (26/03/2025).
img 20250327 073252
img 20250327 073252
Isnandar mengaku selama ini tulisan-tulisan terkait berkendara disampaikan dengan kata-kata yang seringkali tidak dibaca oleh pengendara.Dirinya berharap lewat baliho itu masyarakat memahami bahaya yang diakibatkan dari pelanggaran lalin melalui sepenggal kalimat.
Dengan pemasangan baliho itu, Isnandar berharap sejumlah pengendara mau mematuhi peraturan lalu lintas sehingga kecelakaan bisa terhindarkan.
“Alasan kita membuat baliho itu adalah agar masyarakat lebih paham, kemudian yang mudik juga bisa tertawa dan melihatnya dengan jelas karena kan selama ini imbauan itu hanya sebatas kalimat yang biasa saja. Mudah-mudahan orang mengerti dan menerima,” tuturnya.
img 20250327 073217
img 20250327 073217
Kasat Lantas Polres Kerinci AKP Isnandar mengatakan terdapat empat titik jalan yang kerap terjadi longsor yakni kilometer 19,kilo meter 21,kilometer 22 dan kiometer 35. Selain longsor, jalan sepanjang 12 kilo meter tersebut juga minim rambu rambu lalu lintas dan tidak memiliki lampu penerangan jalan sehingga membahayakan pengendara karena kerap terjadi kecelakaan saat di malam hari. dan area terebut juga di luar jangkuan karena tidak ada signal untuk berkomunikasi,
” Untuk mengurangi resiko kecelakaan Pengendara atau pemudik yang melintas di jalan tersebut disarankan sebaiknya di siang hari karena lokasi tersebut minim rambu rambu dan tidak memiliki lampu penerangan jalan saat di malam hari dan juga area terebut tida memiliki signal untuk berkomunikasi.”terang Kasat lantas Polres Kerinci AKP Isnandar.
Untuk mengingatkan para pengendara dan pemudik yang melintas di sepanjang jalan kami lakukan pemasangan baliho, dimulai dari perbatasan Kerinci sumbar sampai ke puncak panorama kota sungaipenuh. “.Pungkasnya.(a²i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *