Sungai Penuh, SemestaJambi – Aksi demonstrasi Ratusan mahasiswa yang berlangsung di depan gedung DPRD Kota Sungai Penuh berjalan kondusif. Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait sejumlah persoalan.
Berbeda dengan aksi sebelumnya yang kerap berlangsung tegang, kali ini suasana berjalan lebih sejuk. Para anggota DPRD Kota Sungai Penuh menyambut kedatangan mahasiswa dengan sikap humanis. Bahkan, sejumlah anggota dewan turun langsung menemui massa aksi di halaman gedung, mendengarkan orasi, serta membuka ruang dialog terbuka.
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hudri Randa menegaskan bahwa setiap aspirasi mahasiswa akan ditampung dan dibahas lebih lanjut dalam rapat bersama pemerintah daerah. Ia juga mengapresiasi semangat mahasiswa yang tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat.
“Kami berkomitmen untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi adik-adik mahasiswa. Kritik dan saran yang disampaikan adalah bentuk kepedulian terhadap DPRD. ‘Ujarnya.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih atas sikap terbuka DPRD. Mereka berharap, tuntutan yang telah disuarakan tidak hanya berhenti pada janji, tetapi benar-benar diwujudkan demi kepentingan masyarakat luas
Aksi demonstrasi mahasiswa Aliansi Cipayung Plus, BEM, dan OKP se-Kota Sungai Penuh dan Kerinci dilakukan pada Selasa (02/08)halaman kantor dewan.
Dalam aksi tersebut mahasiswa menuntut aparat menindak tegas oknum kepolisian terkait meninggalnya Affan Kurniawan, serta membebaskan massa aksi yang masih ditahan, menghentikan kekerasan aparat, menolak kenaikan tarif pajak, menyoroti kenaikan tunjangan dewan, serta mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., MM, menyampaikan apresiasi atas aksi damai mahasiswa. Ia menegaskan DPRD siap menindaklanjuti aspirasi tersebut ke tingkat lebih tinggi.(Ari)