Marselino Ferdinan Lepas Landas di Liga Slovakia

Img 20250907 113248
Img 20250907 113248

 

Semesta jambi – Witan Sulaeman memperoleh menit main reguler bersama AS Trencin di Liga Slovakia, Marselino Ferdinan mengikuti jejaknya.

Bacaan Lainnya

Marselino Ferdinan mengambil keputusan besar di bursa transfer musim panas 2025/26.

Satu musim di Liga Inggris bersama Oxford United, pemain yang dua hari lagi berumur 21 tahun itu butuh jaminan menit main.

Pemain jebolan Persebaya itu hanya tampil dua kali bersama The U’s, sekali di Divisi Championship dan sekali di Carabao Cup.

Ia melewatkan deadline bursa transfer, kemungkinan karena opsi sesama klub Liga Inggris terlalu berat untuk dilalui lagi.

Bursa transfer di sejumlah liga Eropa masih buka, saat Marselino berangkat ke timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September.

Kepindahan ke klub Liga Slovakia, AS Trencin, dicapai dengan status pinjaman selama satu musim.

Liga Slovakia memiliki level di bawah Liga Inggris, level yang pernah dimainkan dua pemain timnas Indonesia pendahulu Marselino.

Witan Sulaeman juga mendapatkan menit main lumayan bersama FK Senica dan AS Trencin.

Pengalaman Witan itulah yang dirujuk Marselino dalam pengumuman dirinya ke klub merah putih tersebut.

“Saya sudah banyak mendengar tentang Liga Slovakia.”

“Teman saya Witan Sulaeman juga pernah bermain di AS Trencin.”

“Liga Slovakia memiliki kualitas dan saya percaya akan cocok dengan kemampuan saya,” ucap Marselino Ferdinan di laman resmi klub.

Dilansir dari Transfermarkt, Witan Sulaeman membela AS Trencin pada paruh pertama musim 2022/23.

Saat itu, Trencin kepincut merekrut Witan setelah pemain berjuluk Babyshark itu membobol mereka kala membela FK Senica pada musim sebelumnya.

Dalam enam bulan bersama Trencin, Witan bermain 14 kali, 10 di Liga Slovakia, empat di Piala FA Slovakia, dengan mencetak empat gol serta satu asis.

Jumlah tersebut amat positif untuk mendukung perkembangan Witan, andai mau bertahan lebih lama di Eropa.

Sayangnya pemain yang kala itu baru berusia 21 tahun memutuskan pulang ke Indonesia untuk bergabung Persija Jakarta pada Januari 2023.

Kini Marselino berada di usia yang sama dengan Witan di Trencin, diharapkan ia lepas landas di Eropa, bukannya putar balik ke Indonesia.

“Kekuatan saya adalah kepercayaan diri saat membawa bola, berlari, dan dribel,” ujar Marselino.

“Saya adalah pemain tim dan saya berharap bisa membantu AS Trencin mencapai puncak liga.”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *