Semestajambi – Duka mendalam menyelimuti Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia setelah kabar tragis meninggalnya seorang diplomat RI di Peru. Diplomat bernama Zetro dikabarkan menjadi korban penembakan saat bertugas di Lima, ibu kota Peru.
Jenazah Zetro telah dipulangkan ke Tanah Air pada Selasa (10/9/2025) dini hari dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, untuk disemayamkan. Prosesi penyambutan jenazah berlangsung dengan upacara kehormatan, dihadiri pejabat Kemlu, perwakilan TNI-Polri, serta pihak keluarga.
“Kami sangat berduka atas kehilangan salah satu putra terbaik bangsa. Pemerintah Indonesia akan memastikan penegakan hukum terhadap pelaku penembakan bekerja sama dengan otoritas Peru,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri dalam keterangan resminya.
Hingga kini, motif penembakan yang menewaskan Zetro masih dalam penyelidikan aparat setempat. Pemerintah Peru disebut telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI untuk mengusut tuntas peristiwa yang menimpa diplomat Indonesia tersebut.
Jenazah Zetro rencananya akan disemayamkan di RSPAD sebelum diberangkatkan ke rumah duka untuk prosesi pemakaman secara militer. Sejumlah kolega dan sahabat mendiang juga turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Peristiwa ini menambah panjang daftar ancaman keselamatan yang dihadapi para diplomat di luar negeri. Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus meningkatkan perlindungan bagi seluruh perwakilan diplomatik RI di berbagai negara.