Semestajambi – Sosok Jon Afrizal, Kepala Desa Koto Baru, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, kembali menjadi perhatian warga. Mantan wartawan Kerinci Sungai Penuh itu dikenal konsisten menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu anak yatim piatu di desanya.
Hal itu kembali terlihat saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat Desa Koto Baru pada Rabu (10/9/2025) malam di Masjid Jamiatul Ikhlas. Acara berlangsung khidmat dengan menghadirkan penceramah Buya Sijum Latif, S.Ag., M.Pd.I, serta dihadiri tokoh adat, alim ulama, pemuda, dan masyarakat setempat.
Usai acara, Jon Afrizal bersama sang istri memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Santunan tersebut ia ambil dari gaji pribadi yang rutin ia sisihkan setiap bulan.
“Alhamdulillah, setelah acara tadi kami sekeluarga dapat memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat bagi mereka,” ujar Jon Afrizal dengan wajah haru.
Menurutnya, program berbagi ini bukan hal baru. Sejak 2024, ia berkomitmen menyisihkan 15 persen dari gaji bulanannya untuk membantu anak-anak yatim piatu di Desa Koto Baru.
“Pemberian ini bukan untuk kebanggaan, melainkan karena kami yakin rezeki yang dititipkan Allah kepada kami juga merupakan hak mereka. Selagi masih diberi amanah, saya ingin terus melanjutkan program ini,” tambahnya.
Santunan tersebut mendapat apresiasi dari warga dan tokoh agama setempat. “Terima kasih atas perhatian Pak Kades beserta istri. Ini contoh pemimpin yang peduli dan tidak lupa berbagi,” ujar salah seorang tokoh ulama.
Salah seorang anak yatim penerima santunan, juga merasa bahagia. “Terima kasih banyak, Pak Kades. Uang ini mau saya tabung untuk sekolah. Semoga Pak Kades dan keluarga selalu sehat,” ucapnya polos.
Hal senada juga disampaikan oleh ibu dari salah satu anak yatim. “Santunan ini sangat berarti bagi kami. Apalagi sekarang kebutuhan sekolah anak-anak semakin besar. Semoga Allah membalas kebaikan Pak Kades dan keluarga,” ujarnya.
Kehadiran Jon Afrizal dinilai membawa warna baru di tengah masyarakat. Dari seorang wartawan, kini ia menjalani amanah sebagai kepala desa dengan penuh pengabdian dan kepedulian terhadap warganya.