SemestaJambi – Kabar duka datang dari istri ketujuh Presiden pertama RI, Soekarno. Yurike Sanger menghembuskan napas terakhirnya di California, Amerika Serikat, pada Rabu (18/9/2025) waktu setempat. Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Los Angeles memastikan kabar tersebut setelah berkomunikasi langsung dengan keluarga almarhumah di San Bernadino.
Pertemuan pertama Yurike dengan Soekarno terjadi pada 1963. Saat itu, Yurike masih duduk di kelas II SMA VII Jakarta dan ikut menyambut presiden dalam barisan Bhinneka Tunggal Ika. Pesona remaja berusia 18 tahun itu menarik perhatian Soekarno hingga ia mengajaknya pulang. Dalam perjalanan, Bung Karno bahkan meminta dipanggil “mas” dan melontarkan tawaran pernikahan.
Meski sempat ragu karena perbedaan usia 44 tahun, orang tua Yurike akhirnya memberi restu. Pada 6 Agustus 1964, keduanya resmi menikah. Dari pernikahan ini, mereka tidak dikaruniai keturunan karena bayi pertama yang dikandung lahir prematur.
Namun, rumah tangga mereka tak berlangsung lama. Di tengah kebersamaan dengan Yurike, Soekarno menikah lagi dengan Heldy Djafar pada 1966. Setahun kemudian, setelah lengsernya Bung Karno dari kursi presiden dan statusnya sebagai tahanan politik, pernikahan Soekarno-Yurike pun berakhir secara baik-baik pada 1967.
Yurike kemudian memilih menetap di Amerika Serikat. Perjalanan cintanya dengan sang proklamator diabadikan dalam buku Percintaan Bung Karno dengan Anak SMA (2010), serta dicatat sejumlah sejarawan. Setelah hampir enam dekade hidup jauh dari tanah air, Yurike akhirnya menutup usia pada 18 September 2025.