Pemkat Sungai Penuh Dorong Hadirnya Idi Inovasi Cegah Stunting 

Stunting
Stunting

Sungai Penuh,semastajambi.co.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menggencarkan upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayahnya. Dalam langkah strategis ini, Pemkot mendorong Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kerinci–Sungai Penuh untuk menghadirkan inovasi program pencegahan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menegaskan bahwa Pemkot berkomitmen penuh dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak melalui berbagai gerakan sosial yang telah berjalan. Salah satunya adalah program “3S” atau Satu Canting Beras, Seribu Rupiah, dan Sebutir Telur, yang merupakan bentuk partisipasi nyata dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Program 3S ini bukan hanya simbol kepedulian, tetapi gerakan nyata untuk memperkuat ketahanan gizi anak-anak kita,” ujar Wali Kota Alfin.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya peran tenaga kesehatan dan dokter spesialis anak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Wali Kota berharap, IDI dapat menghadirkan inovasi berbasis pelayanan kesehatan dan edukasi gizi yang menyentuh langsung masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Ketua IDI Cabang Kerinci–Sungai Penuh, dr. Armiza, menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan Pemkot dalam memperkuat tindakan preventif stunting melalui edukasi komprehensif kepada para orang tua.

“Kami akan fokus pada inovasi layanan kesehatan terpadu dan penyuluhan gizi yang berkelanjutan. Ini sejalan dengan program Astagita Presiden RI tentang percepatan pencegahan stunting,” kata dr. Armiza.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, angka kasus stunting di Kota Sungai Penuh menunjukkan penurunan signifikan hingga 50 persen. Jika pada Oktober 2024 ditemukan sebanyak 36 kasus, maka pada Oktober 2025 jumlah tersebut turun menjadi hanya 18 kasus.

Penurunan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara Pemkot, IDI, dan masyarakat memberikan hasil yang nyata. Pemerintah berharap, inovasi yang sedang disiapkan IDI dapat mempercepat pencapaian target zero stunting di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *