Kerinci,semestajambi.co.id-Akses utama masyarakat terganggu setelah jembatan di desa tanjung tanah rusak saat normalisasi sungai beberapa waktu lalu. Jembatan kecil yang sebelumnya menjadi penghubung aktivitas warga itu diruntuhkan alat berat saat pekerjaan normalisasi dilakukan, namun hingga kini belum juga diperbaiki.
Menurut keterangan warga dan perangkat desa, jembatan tersebut berada di jalur yang menghubungkan permukiman dengan area jalan utama desa, masjid,sekolah, dan fasilitas umum. Akibat jembatan rusak saat normalisasi sungai, masyarakat terpaksa memutar jauh menggunakan jalan alternatif yang kondisinya sempit dan licin saat hujan.
Seorang warga Desa Tanjung Tanah zairawadi menuturkan , “Kami mendukung normalisasi sungai karena sering banjir. Tapi setelah jembatan warga rusak saat normalisasi sungai, akses kami justru makin berat. Sampai hari ini belum ada perbaikan nyata,” ujarnya, Kamis (14/11).
Selain itu, kendaraan roda dua tidak lagi bisa melintas di jalur lama. Kondisi ini menyulitkan saat ada warga sakit yang perlu dibawa cepat ke pusat layanan kesehatan. Di sisi lain, normalisasi sungai dinilai membawa manfaat untuk mengurangi potensi banjir, sehingga warga tidak menolak program tersebut, hanya meminta akses mereka dipulihkan.
Warga berharap pemerintah daerah dan pelaksana proyek segera turun tangan memperbaiki jembatan warga yang rusak saat normalisasi sungai itu. Menurut mereka, solusi sederhana seperti jembatan darurat saja sudah sangat membantu sebelum pembangunan permanen dilakukan.
Saat ingin di konfirmasi oleh awak media,KONTOR kepala desa terkunci dan terlihat tidak ada satu orang pun yang berada di kantor.