Miris, Warga Desa Benik Terpaksa Iuran Perbaiki Jalan Desa

Dok. Semesta Jambi.co .id 20251220 111133 0000
Dok. Semesta Jambi.co .id 20251220 111133 0000

 

Kerinci, Semestajambi.co.id – Kondisi infrastruktur jalan desa di Desa Benik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Jambi, kian memprihatinkan. Jalan utama desa yang menjadi akses vital masyarakat mengalami rusak parah dan berlubang, sehingga menyulitkan aktivitas warga sehari-hari.

Bacaan Lainnya

 

Ironisnya, di tengah kondisi tersebut, warga justru terpaksa melakukan iuran secara swadaya untuk memperbaiki jalan, sementara pemerintah desa dinilai tutup mata.

 

Dari informasi yang berhasil di himpun menunjukkan, jalan yang menghubungkan permukiman warga dengan lahan pertanian, sekolah, dan pusat aktivitas ekonomi sudah lama mengalami kerusakan. Saat musim hujan, jalan berubah licin dan tergenang air, sedangkan pada musim kemarau dipenuhi debu tebal. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

 

“Sudah sering warga jatuh, motor rusak, bahkan anak-anak sekolah kesulitan lewat. Tapi sampai sekarang belum ada perhatian serius dari pemerintah desa,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Karena tak kunjung diperbaiki, warga akhirnya sepakat mengumpulkan uang secara sukarela. Dana iuran tersebut digunakan untuk membeli material seadanya seperti batu dan pasir, lalu diperbaiki secara gotong royong. Meski demikian, perbaikan ini bersifat sementara dan tidak menyelesaikan masalah secara menyeluruh.

 

Warga menyayangkan sikap Kepala Desa Benik yang dinilai tidak responsif terhadap keluhan masyarakat. Padahal, menurut warga, anggaran dana desa benik cukup besar dan seharusnya dapat dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan desa.

“Kami heran, dana desa ada setiap tahun. Tapi jalan ini seperti dibiarkan rusak. Kami terpaksa patungan karena tidak mungkin terus menunggu,” keluh warga lainnya.

 

Masyarakat berharap dan juga meminta agar pemerintah kecamatan dan kabupaten hingga intansi terkait untuk turun tangan meninjau langsung kondisi jalan tersebut. Mereka berharap ada transparansi penggunaan anggaran desa serta prioritas pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Benik belum berhasil dikonfirmasi untuk dimintai keterangan terkait keluhan warga dan penggunaan anggaran desa.

 

Masyarakat Desa Benik berharap pemerintah daerah Kabupaten Kerinci tidak tinggal diam. Perbaikan jalan desa dinilai mendesak, mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan aktivitas sosial warga. Jika kondisi ini terus dibiarkan, warga khawatir dampak sosial dan ekonomi akan semakin besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *