Syarif Fasha Reses Serap Aspirasi Masyarakat Sarolangun

Anggota Dpr Ri Syarif Fasha Saat Reses Menyerap Aspirasi Masyarakat Sarolangun
Anggota Dpr Ri Syarif Fasha Saat Reses Menyerap Aspirasi Masyarakat Sarolangun

 

Sarolangun, Semestajambi.co.id – Anggota DPR RI Komisi XII, Dr. H. Syarif Fasha, ME, kembali turun langsung ke daerah pemilihan dengan menggelar kegiatan reses di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat di tingkat nasional.

Bacaan Lainnya

 

Reses tersebut berlangsung di Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Sarolangun dan dihadiri oleh Ketua DPD NasDem Sarolangun Harta Saputra, jajaran pengurus partai, Lurah Sarolangun Kembang dan Gunung Kembang, tokoh masyarakat, serta puluhan undangan dari berbagai elemen masyarakat.

 

Dalam suasana dialogis dan terbuka, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan strategis yang selama ini dirasakan. Sejumlah isu krusial mencuat, mulai dari harga dan ketersediaan LPG 3 Kg, realisasi jaringan gas rumah tangga (Jargas), pelayanan PLN, hingga kelangkaan BBM yang kerap menghambat aktivitas ekonomi warga.

 

Selain itu, masyarakat juga menyoroti wacana pembangunan pabrik semen Batu Raja di wilayah Bukit Bulan, Kecamatan Limun, program listrik desa (Lisdes), kebutuhan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), serta permintaan pembangunan jalan khusus angkutan batu bara guna mengurangi dampak kerusakan jalan umum dan risiko keselamatan.

 

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Syarif Fasha menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh masukan masyarakat secara serius dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan penting dalam pembahasan di tingkat pusat.

“Kami akan berupaya maksimal bersama rekan-rekan di Komisi XII, khususnya yang berasal dari Provinsi Jambi, untuk mengawal dan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat. Semua masukan ini akan kami teruskan kepada instansi terkait agar dapat diakomodir dan direalisasikan secara bertahap,” ujar Syarif Fasha.

 

Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk nyata kehadiran negara melalui wakil rakyat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya komunikasi dua arah agar kebijakan nasional benar-benar berpihak pada kebutuhan daerah.

Kegiatan reses ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat Sarolangun karena dinilai membuka ruang dialog langsung dan memberikan harapan atas penyelesaian berbagai persoalan mendasar yang dihadapi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *