SUNGAI PENUH, semestajambi.co.id– Harga logam mulia di Kota Sungai Penuh kembali mencatatkan penguatan signifikan pada awal pekan ini. Pada Senin, 19 Januari 2026, harga emas lokal dilaporkan menembus Rp6.100.000 per mayam, menjadi salah satu level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Kenaikan harga emas di Sungai Penuh tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ernawati, pemilik salah satu toko emas terpercaya di pusat kota. Ia menyebutkan bahwa lonjakan harga tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan bergerak naik secara bertahap dalam beberapa hari terakhir sebelum akhirnya mencapai puncak pada awal pekan.
“Hari ini harga emas per mayam sudah menyentuh Rp6.100.000. Kenaikan ini mengikuti perkembangan harga emas di tingkat nasional dan internasional,” ujar Ernawati saat ditemui di tokonya.
Menurut Ernawati, pergerakan harga emas di pasar lokal Sungai Penuh sangat dipengaruhi oleh dinamika global, termasuk fluktuasi nilai tukar, kebijakan ekonomi negara besar, serta tren investasi global yang kembali menjadikan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).
Menariknya, meskipun harga emas tergolong tinggi, minat beli masyarakat Sungai Penuh tidak menunjukkan penurunan signifikan. Sebaliknya, tren investasi justru semakin menguat. Banyak warga memilih membeli emas sebagai langkah strategis untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi.
“Sebagian besar pembeli saat ini membeli emas untuk investasi jangka menengah hingga panjang. Emas masih dianggap aman dan stabil meskipun harganya naik,” tambah Ernawati.
Selain pembelian, aktivitas jual emas juga terpantau stabil. Beberapa warga memanfaatkan momentum harga tinggi untuk merealisasikan keuntungan, sementara lainnya memilih menahan emas sebagai tabungan masa depan.
Pelaku pasar emas di Sungai Penuh mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam mengambil keputusan transaksi. Pasalnya, fluktuasi harga emas saat ini sangat dinamis dan sensitif terhadap perkembangan pasar global. Memantau harga harian serta memilih waktu transaksi yang tepat dinilai menjadi kunci utama.
Kenaikan harga emas ini sekaligus menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi berbasis aset riil. Jika tren global terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga emas di Sungai Penuh kembali mengalami penyesuaian dalam waktu dekat.