Semestajambi.co.id, KERINCI – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kerinci mengimbau masyarakat untuk tidak menyiarkan secara langsung kejadian kebakaran melalui Facebook maupun TikTok.
Imbauan tersebut disampaikan melalui poster resmi yang mengajak masyarakat segera menghubungi petugas pemadam kebakaran ketika terjadi kebakaran.
Dalam poster itu, Damkar Kabupaten Kerinci juga mengingatkan bahwa aktivitas menyiarkan kejadian kebakaran secara langsung di media sosial dinilai dapat menambah keramaian di lokasi kejadian, sehingga berpotensi menghambat proses penyelamatan.
Masyarakat diminta mengutamakan keselamatan dan memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan penanganan.
Nomor Damkar Harus Mudah Dihubungi
Yang menjadi perhatian penting dalam imbauan tersebut adalah nomor WhatsApp yang dicantumkan sebagai saluran laporan masyarakat.
Nomor WhatsApp Damkar Kabupaten Kerinci: 0851 4700 0113.
Keberadaan nomor pengaduan memang sangat penting. Namun, nomor tersebut jangan hanya sekadar tercantum pada poster atau media sosial. Masyarakat membutuhkan saluran darurat yang benar-benar aktif, cepat merespons dan dapat diandalkan ketika kejadian berlangsung.
Sebab, dalam situasi kebakaran, waktu sangat menentukan. Keterlambatan beberapa menit dapat membuat api semakin besar dan memperluas dampak kerugian.
Jangan Sampai Masyarakat Kesulitan Menghubungi Petugas
Di sisi lain, imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan siaran langsung juga perlu diikuti dengan peningkatan kualitas layanan pengaduan.
Jangan sampai masyarakat sudah berupaya melapor melalui nomor yang disediakan, tetapi respons lambat, sulit tersambung atau pesan tidak segera ditindaklanjuti.
Kritik ini penting sebagai bentuk perhatian terhadap pelayanan publik. Jika nomor tersebut memang ditetapkan sebagai saluran laporan kebakaran, maka masyarakat berhak mendapatkan kepastian bahwa laporan mereka diterima dan segera diteruskan kepada petugas di lapangan.
Idealnya, setiap laporan kebakaran yang masuk dapat segera diverifikasi dan diteruskan kepada regu terdekat, sementara penelepon mendapatkan informasi singkat mengenai tindak lanjut laporan.
Masyarakat dan Damkar Harus Saling Mendukung
Masyarakat juga memiliki peran penting. Ketika terjadi kebakaran, warga sebaiknya segera memberikan informasi lokasi secara jelas, membantu membuka akses kendaraan pemadam dan tidak berkerumun di sekitar lokasi.
Dokumentasi boleh dilakukan untuk kepentingan informasi, tetapi jangan sampai aktivitas tersebut menghambat akses mobil pemadam maupun proses evakuasi.
Pada akhirnya, imbauan “Detik Berharga, Jangan Tunda” bukan hanya menjadi pesan bagi masyarakat, tetapi juga harus menjadi prinsip dalam pelayanan pemadam kebakaran.
Nomor pengaduan harus aktif. Petugas harus responsif. Masyarakat harus cepat melapor. Karena dalam musibah kebakaran, keselamatan jiwa tidak boleh menunggu.