Kerinci, semestajambi.co.id-kisah penemuan DA bocah kelas tiga SD yang berasal dari koto Lanang yang ditemukan berlari sendiri dari desanya menuju arah kesenggara agung yang menggemparkan masyarakat kerinci .
Dalam perjalanan, Dinan sempat menumpang sepeda motor hingga Desa Sebukar, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju arah Sanggaran Agung. Saat tiba di Desa Tanjung Tanah, gerak-geriknya menarik perhatian dua siswi SMA Negeri 6 Kerinci, Fitri dan Naimah.mereka pun bertindak cepat untuk melaporkan hal ini kepada Polsek danau kerinci.
Dari peristiwa ini ,Kini keluarga besar DA resmi mengakat dua remaja dari SMAN 6 kerinci sebagai anaknya , diketahui orang tua DA tidak memiliki anak perempuan dengan sikap bijak yang di ambil dengan persetujuan keluarga besarnya,kini keluarga memiliki anak perempuan.
Keluarga DA menyampaikan keputusan ini di ambil untuk menjaga silaturahmi agar hubungan baik tetap terjaga dan jasa baik kedua remaja itu tidak terlupakan “keputusan ini kami ambil Sebagai bentuk terima kasih kami serta agar silaturahi kami kepada kedua anak itu tidak terputus”tegas ayah DA
Berkat kepedulian dan kepekaan dua remaja tersebut, peristiwa yang berpotensi berbahaya bagi keselamatan anak dapat segera ditangani. Aksi Fitri dan Naimah menjadi contoh nyata bahwa kepedulian sosial dan keberanian bertindak dapat membuat perbedaan besar di tengah masyarakat.