Musrenbang RKPD Sungai Penuh 2027 Resmi Dibuka Wali Kota Alfin

Wali Kota Alfin Membuka Musrenbang Rkpd Sungai Penuh 2027 Di Aula Kantor Wali Kota
Wali Kota Alfin Membuka Musrenbang Rkpd Sungai Penuh 2027 Di Aula Kantor Wali Kota

 

 

Bacaan Lainnya

Sungaipenuh, Semestajambi.co.id – Wali Kota Sungai Penuh Alfin secara resmi membuka Musrenbang RKPD Sungai Penuh 2027 yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (11/3/2026). Forum perencanaan pembangunan tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan Kota Sungai Penuh untuk tahun mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, unsur Forkopimda, perwakilan Kodim 0417/Kerinci, serta Polres Kerinci. Selain itu, hadir pula kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, pimpinan partai politik, insan pers, hingga pihak perbankan daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa Musrenbang RKPD Sungai Penuh 2027 merupakan forum strategis untuk menyelaraskan program pembangunan pemerintah daerah dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, musyawarah ini memberikan ruang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan saran dalam menentukan prioritas pembangunan Kota Sungai Penuh.

“Musrenbang RKPD bukan sekadar agenda tahunan, tetapi forum penting untuk memastikan pembangunan daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Alfin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Oleh karena itu, setiap perangkat daerah harus memastikan program prioritas berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Alfin juga memaparkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan Kota Sungai Penuh ke depan.

Pertama, pemerintah daerah akan melakukan revitalisasi Pasar Rakyat Tanjung Bajure guna meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Program ini diharapkan mampu memperkuat sektor perdagangan lokal sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.

Selanjutnya, pemerintah kota juga merencanakan pembangunan pedestrian kota sebagai bagian dari konsep kota ramah pejalan kaki. Selain itu, kawasan Lapangan Pemda Sungai Penuh akan ditata menjadi ruang terbuka hijau sekaligus pusat kegiatan olahraga masyarakat.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga terus mempercepat digitalisasi pelayanan publik melalui program inovatif “Wali Kota Mengawasi”. Program ini dirancang untuk meningkatkan transparansi, efektivitas pelayanan, serta memperkuat pengawasan terhadap kinerja aparatur pemerintah.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Alfin menyoroti kondisi kemampuan fiskal daerah yang saat ini menghadapi tantangan akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

Meski demikian, Pemerintah Kota Sungai Penuh tetap optimistis mampu menjalankan program pembangunan dengan mencari berbagai sumber pembiayaan alternatif serta meningkatkan efisiensi anggaran.

“Dengan sinergi semua pihak, kita yakin pembangunan Kota Sungai Penuh dapat terus berjalan menuju kota yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegas Alfin.

Melalui Musrenbang RKPD Sungai Penuh 2027, pemerintah daerah berharap dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih partisipatif, tepat sasaran, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis: Arizal Antoni
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *