Depati Sebelas Perut Kukuhkan Lembaga Adat Pondok Tinggi Disambut Atraksi Budaya

Dok. Semesta Jambi.co .id 20260725 222334 0000
Dok. Semesta Jambi.co .id 20260725 222334 0000

SUNGAI PENUH, Semestajambi.co.id – Depati Sebelas Perut Kukuhkan Lembaga Adat Pondok Tinggi dalam prosesi adat yang berlangsung khidmat di Laheik Patemun, Laheik Pacre Empat Luhah, kawasan Tugu Payung Larik Tengah, Pondok Tinggi, Sabtu malam (25/7/2026). Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Depati Sebelas Perut yang dinakhodai Depati Junaifo Efendi sebagai simbol peneguhan amanah kepada kepengurusan baru Lembaga Adat Pondok Tinggi.

Prosesi Pengukuhan Lembaga Adat Pondok Tinggi dihadiri para pemangku adat, ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai, tokoh masyarakat, anggota DPRD dari wilayah Depati Payung Pondok Tinggi, serta masyarakat dari berbagai luhah. Kehadiran seluruh unsur masyarakat menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga kelestarian adat, budaya, serta mempererat persatuan di tengah masyarakat Pondok Tinggi.

Bacaan Lainnya

Selain prosesi adat, acara semakin semarak dengan penampilan tari Iyo-Iyo dan Cenca Karnea yang memukau masyarakat. Pertunjukan budaya tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap warisan leluhur sekaligus menggambarkan kekompakan masyarakat dalam mempertahankan identitas budaya Pondok Tinggi.

Selanjutnya, masyarakat berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah secara profesional, menjaga marwah adat, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku adat di wilayah Depati Payung Pondok Tinggi. Dengan demikian, lembaga adat diharapkan tetap menjadi wadah pemersatu masyarakat sekaligus mitra strategis dalam pembangunan sosial dan budaya.

“Adat yang kokoh lahir dari amanah yang dijaga bersama. Melalui kebersamaan, Pondok Tinggi akan terus berkembang tanpa meninggalkan jati diri budayanya.”

Sementara itu, Tokoh Adat Pondok Tinggi, Depati Hasril Maizal, menilai pengukuhan tersebut menjadi titik awal untuk memperkuat peran lembaga adat dalam menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus bergandengan tangan membangun Pondok Tinggi tanpa mengabaikan nilai-nilai adat yang diwariskan para leluhur.

“Malam ini merupakan langkah awal untuk kita semua melangkah menatap masa depan. Mari bersama bergandengan tangan untuk berbenah diri demi kemajuan Pondok Tinggi,” ujarnya.

Oleh karena itu, pengurus yang telah dikukuhkan diharapkan mampu menghadirkan gagasan inovatif, membina generasi muda, serta membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Pengukuhan Lembaga Adat Pondok Tinggi pun menjadi momentum penting untuk memperkokoh persatuan, menjaga keharmonisan, dan memastikan nilai-nilai adat tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *